Artikel


6 Tips Menjadi Remaja Yang Produktif
https://satujam.com/wp-content/uploads/2016/01/Productivity-758x455.jpg
Masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Masa ini juga merupakan masa berekspresi dan pencarian jati diri. Banyak muncul ide-ide kreatif dan inovatif dari para remaja. Namun tidak sedikit pula remaja yang menghabiskan waktunya untuk kegiatan yang tidak bermanfaat, bahkan mungkin merugikan diri sendiri dan orang lain.
Untuk menghindari hal-hal tersebut, kita harus menyadari pentingnya menjadi remaja yang produktif. Yaitu remaja yang memaksimalkan waktunya untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat. So how to be a productive teenager?
Temukan passion Anda
Bekerja sesuai dengan bakat dan minat Anda akan lebih bermakna daripada bekerja hanya karena Anda membutuhkan uang untuk hidup. Banyak orang yang bergaji besar namun merasa tidak bahagia karena bidang yang ditekuninya bukanlah apa yang dia sukai atau gemari. Oleh karena itu, Anda perlu menemukan apa hal yang paling Anda minati lalu fokuslah untuk membangun karir di bidang tersebut.

2.     Tentukan Targetmu!
Target merupakan bagian dari rencana yang disusun secara terukur yang akan dicapai dalam jangka waktu tertentu.
Dari deskripsi di atas dapat disimpulkan bahwa target merupakan rencana pribadi seseorang. Rencana yang dibuat sebaiknya menantang namun tetap terukur, sesuai dengan kemampuan diri sendiri. Akan lebih baik jika target memiliki jangka waktu pencapaian. Dengan adanya jangka waktu pencapaian membuat kita semakin termotivasi untuk segera menyelesaikan target tersebut.
  • Tulis targetmu dalam selembar kertas dengan jelas dan terperinci.
    Menuliskan terget secara terperinci dapat membuat target itu menjadi kenyataan. Jangan hanya menulis “Mendapatkan nilai Ujian Nasional 38,00”, karena itu masih terlalu umum.
    Kita dapat menuliskannya seperti ini, “Target nilai ujian nasionalku adalah 38,00 dengan nilai Matematika 9,20; Bahasa Indonesia 9,40; Bahasa Inggris 9,60; dan IPA 9,80”.
  • Sertakan waktu pencapaian target tersebut.
    Misalkan: “Aku akan memiliki butik impianku pada tahun 2020”.
  • Beri apresiasi diri ketika kita telah mampu menyesaikan target sesuai dengan harapan.
3.      Membuat Rencana Harian.
Membuat daftar tugas atau to do list adalah salah satu cara yang paling efektif dan sudah terbukti. Kita bisa membuat daftar tugas setiap malam hari sebelum tidur. Dengan begitu esok hari kegiatan kita akan lebih teratur sesuai dengan daftar tersebut.
  • Tuliskan apa saja yang harus kalian lakukan setiap harinya.
    Misalkan: Sekolah, pergi ke tempat les, menyelesaikan tugas matematika, membeli kado ulang tahun ibu.
  • Tulis dengan jelas dan terperinci, lalu urutkan sesuai dengan prioritas.
Carilah teman yang tepat
Teman adalah hal terpenting bagi kehidupan seorang remaja. Seorang teman atau sahabat telah menjadi keluarga baru bagi seorang remaja. Bahkan mereka sering lebih percaya kepada teman daripada dengan keluarga sendiri.
Memilih teman yang tepat juga sangat mempengaruhi prestasi kita nih Teens. Jika kalian dikelilingi oleh teman yang sama-sama suka berkompetisi dalam bidang pendidikan tentunya kalian akan selalu termotivasi untuk belajar lebih baik. Carilah juga teman yang selalu mendukung kalian dan yang bisa diandalkan ya.
Miliki me time setiap minggunya
Me time atau waktu berkualitas untuk diri sendiri juga harus kalian sediakan ya Teens minimal satu hari dalam seminggu. Setelah seminggu sibuk belajar dan beraktivitas, kalian harus tetap menerima reward dengan memiliki waktu libur dan istirahat ya.
Gunakan waktu me time itu untuk melakukan segala aktivitas yang kalian sukai misalnya mengerjakan hobi kalian. Dengan bersantai dengan diri sendiri maka kalian bisa menjauhkan diri dari beban dan juga stres akibat kegiatan sehari-hari yang padat dan berat. Jadi mulai sekarang jangan pernah lupa untuk meluangkan waktu agar bisa  memanjakan diri sendiri ya Teens.
Bersosialisasi
Bersosialisasi merupakan aspek yang penting dalam kehidupan remaja, karena akan mempengaruhi kemampuan bertindak dan berbicara. Tentu akan berbeda seorang remaja yang sering bersosialisasi dengan remaja yang hanya berdiam diri di rumah. Namun jangan lupa untuk memilih kegiatan yang dapat memberikan dampak positif, seperti remaja masjid, karang taruna, atau kerja bakti.
Dengan mengikuti kegiatan sosial seperti itu kita akan mendapatkan teman baru, menambah pengalaman, bahkan dapat melihat kehidupan dengan sudut pandang yang berbeda. Manfaat ini akan menambah kapasitas diri dan menjadi lebih dewasa. Jadi sudah siap kah kita menjadi remaja yang produktif?


Komentar

Posting Komentar